March 11, 2021 By westdownwheelers.com 0

Anatomi Sepeda

Sepeda atau hanya sepeda adalah kendaraan bertenaga manusia yang digerakkan oleh pedal. Ini memiliki dua roda yang dipasang pada logam atau dalam beberapa kasus bingkai plastik keras, satu di depan dan yang lainnya di belakang.

Sejarah sepeda

Sepeda pertama kali diperkenalkan di Eropa pada abad ke-19. Saat ini jumlah mereka melebihi satu miliar di seluruh dunia. Mereka digunakan sebagai moda transportasi utama di beberapa wilayah dunia, terutama Belanda dan Cina. Mereka juga berkembang sebagai bentuk hiburan dan rekreasi yang sangat populer. Bidang lain dari kegiatan manusia yang telah mereka adopsi adalah kebugaran orang dewasa, mainan anak-anak, aplikasi polisi dan militer, olah raga sepeda dan jasa kurir. Jadi selama periode waktu ini sepeda sederhana telah mengambil peran yang cukup banyak!

Konfigurasi dasar dan bentuk sepeda biasa telah sedikit diubah sejak model pertama yang digerakkan oleh rantai dikembangkan pada tahun 1885. Namun, beberapa detail halus telah dibuat lebih baik dengan meningkatnya penggunaan komputer dan peningkatan teknologi material. Penggunaan teknologi modern telah memungkinkan untuk menghasilkan desain khusus untuk berbagai jenis dan penggunaan bersepeda.

Suku Cadang dan Konstruksi Sepeda Biasa

Roda – itu adalah bagian terpenting dari kendaraan apa pun. Roda awal menggunakan hub kayu dengan poros baja, jeruji dari kayu dan ban besi yang dipasang di bagian luar. Roda yang digunakan saat ini memiliki hub logam, jeruji kawat logam, pelek logam untuk menahan jeruji, dan ban karet pneumatik di bagian luar. Bagian penting lainnya dari roda adalah bantalan yang memungkinkan pergerakan bebas hub pada poros.

Bingkai – sebagian besar sepeda yang digunakan saat ini memiliki bingkai berlian. Itu terdiri dari dua segitiga, depan dan belakang. Segitiga depan memiliki top tube, head tube, seat tube dan down tube. Head tube adalah bagian yang berisi headset bantalan untuk memungkinkan pengemudian yang mulus, tabung atas menghubungkan ke jok, dan tabung bawah menghubungkan tabung kepala dan braket bawah. Segitiga belakang memiliki tabung kursi, tempat duduk dan rantai berpasangan tetap.

Drivetrain – terdiri dari pedal, yang memutar lengan engkol, yang kemudian dipasang ke sproket atau cincin rantai yang menggerakkan rantai dan membuat roda belakang berputar.

Tempat duduk dan Kemudi – kemudi dimungkinkan menggunakan setang yang memutar roda depan. Untuk tempat duduk ada pelana di bagian atas bingkai. Tempat duduknya dapat dirancang untuk kenyamanan atau untuk membuat bersepeda lebih lancar dan cepat.

Rem – rem yang digunakan pada sepeda modern adalah rem pelek yang menggunakan bantalan untuk memampatkan roda dari 2 sisi dan menghentikannya, rem hub internal yang memiliki bantalan di dalam hub atau rem cakram. Pengereman pada sepeda dioperasikan dengan tangan dengan menekan tuas rem yang dipasang di setang di kedua sisi.

Suspensi – ini adalah sistem yang digabungkan untuk membuat pengalaman bersepeda lebih lancar.

Aksesoris – suku cadang seperti spatbor untuk menghindari semprotan dari genangan air, pelindung rantai untuk menghemat pakaian dari minyak, dudukan kick untuk menjaga sepeda tetap tegak saat diparkir sudah menjadi ciri permanen sebuah sepeda. Aksesoris lain seperti keranjang depan, rak belakang, space untuk head lamp, pompa, helm, tool kit dll juga tersedia sesuai pesanan.

Penggunaan dan perkembangan sepeda telah mempengaruhi umat manusia dalam cara yang lebih besar dari yang terlihat. Ini telah mempengaruhi sejarah baik dalam ranah industri maupun budaya. Pada tahun-tahun awal, sepeda dan konstruksinya sangat bergantung pada teknologi yang ada; baru-baru ini, teknologinya telah melahirkan ide-ide di berbagai bidang.